Satu lagi buku yang wajib anda baca.. Karya dr. Mohammad Ali Toha
Assegaf. Dengan pengalaman beliau di bidang kedokteran dan skg
menerapkan ilmu Thibbun Nabawi. Buku ini mengupas tuntas lebih dari 250
Panduan Sehat Berdasarkan Petujuk Nabi Muhammad saw. Silahkan anda cari
di toko buku terdekat. Sangat besar manfaatnya.
Tahukah Anda? Ilmu kedokteran Nabi atau biasa dikenal dengan Thibbun
Nabawiy sesungguhnya merupakan inspirasi dari perkembangan kedokteran
medern yang ada saat ini. Panduan kesehatan syariah yang didasarkan pada
anjuran Nabi Muhammad Saw. Ini telah dipraktikan dan diakui sejak
ratusan tahun yang lalu.
Dengan berbekal pengalaman praktiknya selama 20 tahun, dr. Mohammad Ali
Toha Assegaf merumuskan gaya hidup sehat Islami dan alami ini dalam
konsep Smart Healing yang HIMMAH (Halal, Islami,Manfaat, murah, Aman dan
Holistik).
Dapatkan berbagai tips, doa dan ratusan ramuan alami mengatasi berbagai penyakit ringan ataupun berat, mental maupun fisik.
Dr. Mohammad Ali Toha Assegaf
Pengkaji Kedokteran Nabi SAW
Rumah sehat adalah rumah tempat dimana seseorang ingin menjadi sehat
atau bertambah sehat . Biasanya jika seseorang mengalami gangguan
kesehatan maka ia akan pergi ke tempat-tempat pelayanan kesehatan yang
dalam masyarakat kita disebut rumah sakit atau klinik-klinik pengobatan .
Banyak dari mereka yang mendambakan diri menjadi sehat di rumah sakit,
namun jika saya boleh mengaris bawahi bahwa untuk menjadi sehat
seyogyanya orang pergi ke rumah sehat dan bukan sebaliknya ke rumah sakit .
Seperti kita ketahui bahwa kita menyebut
tempat pengobatan orang sakit sebagai rumah sakit adalah karena kita
mengikuti orang Belanda yang menyebut hospital sebagai zieken huis .
Kenapa demikian saya kurang jelas, padahal jika kita mengacu pada
kebiasaan dalam bahasa Inggris rumah sakit adalah “hospital” yang artinya memang rumah perawatan. Bahasa arab adalah yang lebih tepat dalam hal ini, mereka menyebutnya “musytasyfah” yang artinya rumah sehat atau tempat penyehatan.
Demikian besarnya pengaruh penyebutan “hospital” maupun “musytasyfah” maupun rumah sehat
itu bagi pasien akan memberi dorongan/spirit kepada pasien bahwa dia
datang ketempat itu untuk menyehatkan badannya . Di rumah sehat, jika
kita sakit akan disehatkan, di rumah sehat, orang yang sehat akan lebih
disehatkan . Ada beberapa aktifitas di rumah sehat yaitu:
- Pencegahan penyakit : orang dididik untuk hidup sehat dan diajarkan bagaimana mencegah agar dirinya tidak jatuh sakit .
- Pengobatan orang sakit : dengan menggunakan bahan dan cara yang menghindari kecacadan dan mengurangi kemungkinan efek samping dari pengobatan .
- Pemulihan kesehatan : yaitu upaya agar orang yang baru lepas dari sakit akan dapat dipulihkan kembali kesehatannya .
- Peningkatan kualitas kesehatan : yaitu meningkatkan daya tahan dan kekuatan badan sehingga orang tidak mudah jatuh sakit .
Nyata sekali perbedaan rumah sehat
dengan rumah sakit yang sekarang banyak terdapat disekitar kita . Di
kebanyakan rumah sakit ada aktifitas yang sama dengan rumah sehat namun
pada rumah sakit pelayanan pencegahan – pengobatan – pemulihan –
peningkatan kualitas kesehatan dilakukan terpisah-pisah dan seringkali
tidak berhubungan satu sama lain sehingga pasien datang ke rumah sakit
sering kali datang untuk satu macam aktifitas saja.
Sudah waktunya kita mengubah paradigma rumah sakit menjadi rumah sehat, dan kelihatannya nama rumah sakit harus segera diganti menjadi rumah sehat agar paradigma sehat pari purna.
0 komentar:
Posting Komentar